nVIDIA GeForce GTX 295 VS ATI Radeon Hd4870 X2

Tak kalah serunya dengan persaingan prosesor, pada VGA terdapat 2 kubu yang bersaing untuk memberikan yang terbaik bagi para konsumennya. Berikut sedikit info senjata andalan keduanya :

>> nVIDIA GeForce GTX 295GeForce GTX295 Dual GPU

*480 Cores Processor

*Core/Shader /memory Clock 576/1242/999Mhz

*1792 MB GDDR3

*896-bit  nVIDIA  Quad SLI®-ready

*nVIDIA PhysX™-ready

*nVIDIA CUDA™ Technology

*Microsoft Directx10

*OpenGL 2.1

*Maximum GPU Temperature 105CGeForce_GTX_280_3way

*Maximum Graphics Card Power 289W

Dengan Spesifikasi diatas tentunya tak ada lagi masalah untuk urusan grafis, belum lagi untuk urusan GAME terkini, lebih banyak GAME yang berjalan maksimal dari nVIDIA.

>>ATI Radeon Hd4870 X2 Continue reading

Intel Core i7 VS AMD Phenom II

Untuk kesempatan kali ini saya akan mancoba berbagi info dan gambaran peta persaingan prosesor antara Corei7 dengan Phenom II. berikut ini beberapa point inti yang perlu kita ketahui :

IntelCorei7ExtremeIntel Core i7 Codename Nehalem(Corei7 920, 924 / Corei7 EE 965)

Prosesor ini resmi diluncurkan bulan november 208 kemarin. Apa saja sich kelebihan yang dimiliki oleh Core i7 dari prosesor lainnya yang diklaim “Prosesor tercepat dimuka bumi ini”???

>>Intel QPI(Quick Path Interconnect) teknologi yang menggantikan system FSB pada prosesor core2Duo, sehingga koneksi antara modul memori pada prosesor Corei7 ini dapat berjalan lebih cepat dan dengan bandwith lebih besar.

>>4 Core prosesor dengan 2thread pada masing-masing Core sehingga Core177 memiliki total 8 thread. Dengan OS yang tepat, kita akan mendapatkan 8 prosesor dalam 1 keping prosesor. (windows Vista / windows 7)

>>Integrated MCH dengan 3 channels DDR3 1066MHz

>>Fabrikasi 45nm, cache 8Mb, TDP 130W, QPI 4.8/6.4GT/s. socket LGA 1366. Untuk saat ini hanya ada 1 chip yang benar-benar compatible dengan prosesor tercepat di Intel ini, yaitu Intel X 58 Exp Chipset dengan ICH 10/10R pada SouthBridgenya.

Menjawab tantangan pasar untuk terus bersaing dengan kompetitor, AMD segera meluncurkan phenom generasi ke-2 dengan perbaikan dibeberapa sisi, antara lain : Continue reading

Bahaya Phenylpropanolamin/Fenilpropanolamin (PPA) yang Biasa Terdapat Pada Komposisi Obat Flu…

Phenylpropanolamin (PPA) adalah salah satu jenis obat yang sering dijumpai pada komposisi obat flu. Efeknya adalah untuk melonggarkan hidung tersumbat dengan cara menciutkan pembuluh darah di sekitar mukosa hidung, istilahnya menyebabkan vasokonstriksi perifer. Disamping sebagai dekongestan (menghilangkan sumbatan) hidung, PPA ini punya efek lain yaitu menekan nafsu makan. Sehingga, di Amerika, PPA banyak dijumpai pada diet pill untuk melangsingkan tubuh, contohnya Dexatrim dan Acutrim. Dalam pil pelangsing tersebut, PPA digunakan dalam dosis 75-150 mg/sehari. Bagaimana mekanismenya dalam menekan nafsu makan, belum diketahui secara pasti, namun diduga bekerja langsung pada sistem saraf pusat yang mengontrol pusat lapar. Sebuah penelitian melaporkan bahwa PPA menekan produksi neuropeptide Y (NPY), suatu senyawa yang memicu nafsu makan di otak.

Masalahnya muncul ketika menjelang tahun 2000, sebuah studi oleh Yale University mengenai kejadian stroke hemoragik/perdarahan pada wanita, melaporkan bahwa terdapat risiko terjadinya stroke perdarahan 16 kali lebih besar pada wanita usia 18-49 tahun yang mengkonsumsi PPA sebagai obat pelangsing dibandingkan dengan yang tidak menggunakan. Maka kemudian pada 6 November 2000, FDA (Food and Drug Administration) Amerika mengumumkan permintaan kepada para perusahaan farmasi untuk menarik semua produk-produknya yang mengandung PPA dari pasar, dan mengingatkan kepada konsumen mengenai risiko yang terkait dengan penggunaan PPA.

Sontak, cukup banyak industri farmasi yang kalang kabut, termasuk di Indonesia. Silang pendapat banyak terjadi, karena dasar penarikan di AS adalah penggunaannya sebagai obat pelangsing yang nota bene dosisnya besar. Sedangkan di Indonesia, PPA banyak dijumpai pada produk obat flu dan tidak ada yang diindikasikan sebagai obat pelangsing. Dosisnya pun relatif rendah, yaitu 25-30 mg, jauh di bawah dosis untuk pelangsing di AS yang mencapai 75-150 mg sehari. Selain itu, wanita AS yang dilaporkan mengalami stroke hemoragik juga biasanya mengkonsumsi PPA secara over dosis (sampai 300-350 mg sehari). Sehingga pada saat itu, Badan POM Indonesia tidak meminta penarikan secara total, tetapi meminta produsen untuk mengurangi dosis PPA hingga menjadi 15 mg, yang ini masih relatif aman. Hal yang sama dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat di Filipina, Australia, dan beberapa negara lain.

Mengapa PPA dapat memicu stroke perdarahan/hemoragik? Continue reading

Flouride Bukan Pemutih Gigi Tapi Racun Tikus

Begitu banyak fakta-fakta konspirasi dan ketidakadilan menyangkut PBB. Namun ada satu konspirasi PBB yang luput dari perhatian khalayak ramai yakni tentang rencana Konspirasi untuk mengurangi populasi dunia sehingga dunia ini hanya dihuni oleh 500 juta manusia. Hal ini berarti pengurangan sekitar 93% penduduk dunia.

Hal tersebut berangkat dari pemikiran bahwa dunia dengan segala kekayaan alamnya, dengan seluruh ekosistemnya, rantai makanannya, serta sistem alamiah yang ada, tidak akan sanggup untuk menopang kehidupan umat manusia sebanyak sekarang—sekitar 6 miliar orang—dengan baik. Untuk menciptakan satu dunia yang lebih baik, maka diperlukan pengurangan jumlah populasi umat manusia sebanyak 93%-nya atau dunia ini hanya mampu untuk menopang kehidupan 500 juta manusia.

Yang unik, Desember 2012 merupakan waku yang ditentukan oleh pihak Konspirasi untuk memulai program ini secara besar-besaran. Belum ada satu pun pihak yang mengetahui secara pasti mengapa Konspirasi mematok awal program yang akan mengurangi jumlah umat manusia secara drastis ini pada Desember 2012.Salah satu forum internasional yang membahas masalah ini adalah pertemuan National Association of Nutrition Professional (NANP- 2005 Conference). Dalam presentasinya yang berjudul “Codex and Nutricide’, Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation (bisa dilihat di www.HealthFreedomUSA.org) mengatakan, “…mereka yang menguasai makanan akan menguasai dunia… Mereka telah mengatakan pada tahun 1962 bahwa Proyek Codex Alimentarius (http://www.codexalimentarius.net/web/index_en.jsp) secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009. Ini merupakan semacam cetak biru. Proyek Dunia ini diarahkan oleh WHO dan FAO, dua lembaga dunia di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dan pangan…”

Dalam ceramahnya, Dr. Laibow tiba-tiba menyuruh para hadirin untuk diam dan mengencangkan ikat pinggang. Dia kemudian berkata, “Di tahun 1994, diam-diam, tanpa sepengetahuan masyarakat luas Amerika, Codex menyatakan bahwa Gizi adalah racun, yang berarti berbahaya dan harus dihindari. Di bawah ketentuan Codex, semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh satu-satunya perusahaan yakni Monsanto. Dan lebih jauh lagi, semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.”

Dr. Laibow melanjutkan, “Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyek mereka ini terus berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan—ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka—ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa. Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia dan sisanya, 2 miliar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”
Proyek Codex Alimentarius

Sebelum proyek ini di dok di PBB, sebenarnya sudah lama manusia dicecoki racun untuk mati pelan2(goal biar hanya populasi 500 juta)..salah satunya kandungan fluoride di pasta gigi dan air minum dan asam aspartam (pemanis buatan) di minuman ringan kaya coca cola zero(less sugar).

Fluorida di pasta gigi dianggap memperkuat kesehatan gigi menurut saya adalah HOAX. Oleh persatuan dokter gigi di seluruh dunia dianggap sehat, karena akan memperkaya pundi2 mereka karena pasien dokter gigi akan bertambah. Fluorida dicecoki ke manusia terutama anak2(pasta gigi) karena efeknya akan mengurangi IQ** mereka sehingga ketika mereka dewasa, mereka tidak dapat ‘melawan’ keadaan dunia yang sudah terkontrol oleh ‘mereka’ Continue reading