Pentingnya berpikir kompleks.

Mungkin ini hal yang simple nan sepele tapi sebenarnya cukup penting juga untuk kita refleksikan.

Sebenarnya apa sih berpikir kompleks yang gw maksud? | Berpikir kompleks disini yaitu kita memikirkan suatu hal yang ribet/kompleks padahal kita sudah menemukan pemikiran sederhananya.

Kenapa sih gw tertarik untuk membahas hal ini? | Ya karena gw termasuk dalam orang-orang yang sering berpikir kompleks dalam kondisi tertentu. Saking seringnya, temen gw sering nyeplos kyk gini, “kok pemikiran lu ribet banget sih!”, “ahh ribet loo!”, dan yang paling parah, “cape guaaa”, “bingung guaaa”. Ok mungkin itu sedikit kutipan omongan dari temen-temen gw. Sebenarnya gak enak juga sih diomongin kyk begitu, tapi apa boleh buat ya emang gw dari sononya dah begini. Mau diapain lagi coba? haha

Terus gak cape apa berpikir ribet terus? | Cape sih iya klo dipikir-pikir, tapi ya nama’a udah bawaan ya mau diapain juga? Hahaha

Berpikir kompleks tuh sering gak make sense gak sih? | Nah itu dia yang mau gw bahas disini, berpikir kompleks itu terkadang dibutuhkan dan membuahkan hasil yang bagus tapi terkadang sama sekali tidak dibutuhkan bahkan dapat menimbulkan sebuah bencana. Agak lebay sih, ya gak pa2 lah. Lebih jelasnya tentang berpikir kompleks tapi menimbulkan bencana, dapat kita saksikan divideo dibawah ini.

Oke boleh ketawa, boleh ngak. Ehmm.. Video diatas menceritakan bahwa si pria ini memikirkan cara untuk lebih romantis kepada sang wanita. Yap yaitu dengan mengirimkan surat-surat kepada sang pacar yang sudah pindah tempat tinggal, sang pria pikir bahwa dengan mengirimkan surat-surat tersebut dia akan terlihat lebih romantis dimata sang wanita. Tapi klo surat-suratnya gak sampai, apakah itu akan menjadi hal yang romantis? Akhirnya pada suatu kesempatan, mereka bertemu dan si pria kecewa karena si wanita sudah menikah dengan kakaknya. Ketika si wanita sadar bahwa selama ini mantannya tersebut selalu mengirimkan surat kepadanya, si wanita ini dongkol. “Kenapa sih ngak kirim email, mention aku ditwitter atau comment diblog aku? Banyak cara untuk melakukan kontak dengan aku!”. Hal yang dipikirkan wanita tersebut jauh-jauh lebih sederhana dengan apa yang dipikirkan si pria. Ok mungkin ini salah satu video yang bisa kita jadikan contoh.

Terus klo berpikir kompleks yang membuahkan hasil itu yang bagaimana? | Ok sampai juga pada tujuannya, ehmm.. Pernah ngak anda mendapatkan suatu proyek dari dosen atau mungkin dari atasan anda? Akankah anda hanya melakukan hal yang paling sederhana hanya untuk menyelesaikan proyek tersebut? Atau anda berusaha memberikan yang terbaik dengan memberikan fungsi-fungsi tambahan yang dapat mendukung proyek tersebut? Walaupun dengan menambahkan fungsi-fungsi itu, setara dengan anda mengerjakan 2 proyek dengan tingkat kesulitan yang sama. Sedangkan waktu yang anda dapatkan sangatlah terbatas. Ok kita sebut saja opsi yang terakhir ini ide gila.

Mungkin sepintas orang yang memilih ide gila tersebut terkesan bodoh, let’s say.. “Muke gile lu? Mikir sono sampe botak buat nyelesaiin itu semua!”. Mungkin bisa kita balas dengan, “Ngomong tuh diayak bang! Lu ngak bakal tau apa yang dosen/atasan bilang klo gw bisa nyelesaiin ini semua.”

Sebenarnya hal inilah yang selalu gw lakukan, yaitu dengan memilih ide gila. Tapi bukan dengan omongan2 diatas itu. Ehmm.. Pada saat gw memilih ide gila tersebut dan dengan keyakinan gw, gw bisa nyelesaiin itu semua tepat waktu. Gw dan temen setim gw, diberikan sebuah apresiasi. Ya lebay sih, tapi sempet gak kepikir klo anda yang pernah PKL/KP berkenalan dengan GM? Ehmmm.. Dan bahkan advisor kantor dan pembimbing PKL gw disana, minta mahasiswa dari kampus gw lagi buat PKL disana, ya justru karna dia puas dengan kerja tim ala kampus gw. Hahaha. Selamat deh buat adek-adek angkatan gw yang pengen PKL disana, kemungkinan akan diterima dengan pintu terbuka lebar! Hahaha.

Artikel ini buat sharing semata, klo ada kekurangan atau kesalahan ya mohon dimaafkan karna saya juga manusia biasa. 🙂 terima kasih untuk tidak lupa meninggalkan komentar dibawah ini. 😀

Advertisements

6 thoughts on “Pentingnya berpikir kompleks.

  1. menurutku berpikir kompleks tu ada tempatnya, ada waktunya. contoh2 yg udah km kasi di atas tuh bener. kalo buat project sih aku setuju kalo kita harus berpikir kompleks, tapi kalo cuma sekedar buat kontek2an sama orang kan kita lihat dulu orangnya kaya gimana…ga mesti harus kompleks, malah terkesan kaku kalo kompleks terus..
    gitu…
    sekedar share pendapat sih… 🙂

  2. Kite setipe bro tapi memang perlu dipertimbangkan juga sisi baik dan buruknya. Jd bisa menempatkan keribetan pemikiran kita di saat yang tepat. Belum tentu ide gila kita diterima oleh yg empunya kepentingan bro. Sip tengkyu

  3. …pengalaman gw jg emang ngbuktiin, KALO kita kurang bisa melihat sikon justru kita malah ktinggalan ama orang-orang yang simpel dalam pemikirannya,, ujung2nye usaha kita sia2 brow.. thnks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s