CodeIgniter Talk : CRUD Part 1

CodeIgniter menjadi terkenal karena kekuatannya sebagai framework PHP, namun masih banyak orang diluar sana yang belum mencoba keunggulannya. Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membuat aplikasi web sederhana dengan menggunakan framework CodeIgniter.

-Revisi tutorial karena kesalahan teknis, Sabtu 14 April 2012- 

Tutorial Details

  • Program : Codeigniter v2.1.0
  • Topic : CRUD, Getting Started with CodeIgniter
  • Difficulty : Easy
  • Estimated Completion Time : About 30 minutes

Introduction

Tutorial CRUD Codeiginter ini akan dibagi dalam beberapa tahapan yang akan membahas cara konfigurasi codeigniter sampai pada pengimplementasian aplikasi CRUD. CRUD sendiri adalah proses management database yang meliputi pembuatan data dalam database(Create), pembacaan data dalam database(Read), perubahan data dalam database(Update) dan penghapusan data dalam database(Delete). Pada part 1 ini kita akan memulainya dengan konfigurasi CodeIginter, pengenalan CodeIgniter sampai pada Create dan Read database.

Assumptions

  • Anda sudah mengenal fungsi-fungsi dasar Hypertext Preprocessor (PHP).
  • Anda sudah mengenal Object Oriented Programming (OOP)
  • Anda sudah menguasai basic knowledge dari Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML)
  • Anda sudah menguasai basic knowledge dari HyperText Markup Language (HTML)
  • Anda sudah meng-install salah satu PHP All in One Package  program e.g, XAMPP, WAMP
  • Anda sedang tidak mengalami kegalauan 🙂

Step 1 (Configuring CodeIgniter )

Unduh framework CodeIgniter versi 2.1.0 disini dan extract di folder xampp/htdocs/. Setelah itu rename folder CodeIgniter_2.1.0 menjadi tutorial-ci-basic. Buka dengan web browser halaman http://localhost/tutorial-ci-basic, anda akan melihat halaman default CodeIgniter yang belum dikonfigurasi.

Untuk mengkonfigurasi CodeIgniter anda harus mengubah beberapa script PHP yang ada pada folder /tutorial-ci-basic/application/config/.

  • Configuring config.php file

cari script seperti berikut :

$config['base_url'] = '';

dan diubah menjadi, Continue reading

Advertisements

The Google trick “Let it Snow” – Replication

Sudahkah teman2 mencoba mengetikan keywords “Let it snow” tanpa petik di google? Trick google kali ini adalah yang paling mengagumkan (menurut saya).  Seketika juga saat anda tekan enter, hujan salju akan turun lalu diiringi oleh “membekunya” jendela browser anda. Ketika pembekuan sampai pada tahap akhir, anda bisa menuliskan sesuatu di jendela anda yang telah “membeku” itu. Dan untuk menghilangkan efeknya, cukup menekan tombol “Defrost”. Ehmm keren! Seketika saya mengetahui trick google ini, sayapun ingin membuat tiruannya.

Adakah dari teman2 yang sudah mengunjungi Christmas Card Website (2011) ? Website ini pertama kali di publikasikan desember tahun 2010. Dengan fitur awal adalah hujan salju, back sounds, ubah warna dan bentuk salju serta dapat memberikan komentar. Nah, diwebsite inilah tiruan the Google “Let it snow” dibuat. Ya memang jauh dari sempurna dibanding aslinya, wajar sajalah replikasi fitur “Let it snow” ini dibuat hanya kurang dari 12 jam.. @@ Replikasi inipun dapat ditulisi sesuatu saat mencapai pembekuan dan juga dapat di “Defrost”. Ehmm.. lumayan buat mempercantik tampilan website Christmas Card Website (2011). 🙂 mari berkunjung dan rasakan kemiripannya. hha salam blogger.. eSDhee

AJAX Talk : Submitting form on the fly

Pernahkan anda mengalami kesulitan dalam mengunggah form secara asinkron? Jika pernah, google tidak salah membawa anda ke halaman blog ini. 🙂

Terdapat banyak cara untuk memecahkan masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan AJAX(Asynchronous JavaScript and XML). Apakah istilah tersebut terdengar asing ditelinga teman2? Jika iya, silahkan ikuti dulu tutorial AJAX Talk: Simple XML HTTP Request Object Implementation. Jika sudah berkenalan dengan si AJAX(baca: ayaks) mari kita coba tutorial berikut ini.

1. Starter

Tutorial ini saya buat mengharuskan anda untuk membuat webserver local. Jika anda belum menginstalnya silahkan instal terlebih dahulu. Saya anjurkan anda menggunakan XAMPP. Silahkan lihat tutorialnya disini XAMPP Talk: How to instal XAMPP. Jika sudah menginstal, buatlah folder tutorialajax_submitform pada c:\xampp\htdocs. Buatlah juga beberapa file berikut:

  1. index.html digunakan sebagai homepage. Dimana kita akan membuat halaman ini sebagai halaman utama.
  2. config.php digunakan untuk mengkonfigurasi koneksi database.
  3. requestme.php file ini akan kita gunakan sebagai target file yang akan menerima hasil submit dari form yang ada di homepage secara asynchronous.
  4. jquery.js ini adalah jQuery library. Salah satu fungsi yang kita gunakan adalah $.ajax yang akan membantu kita dalam mengirikan form.

2.  Download jQuery Library

Jika anda belum mempunyai jQuery Library, silahkan download disini. Copy semua scriptnya dan paste pada file jquery.js. Jangan lupa untuk menyimpan file tersebut.

3. Membuat database

Continue reading

Pentingnya berpikir kompleks.

Mungkin ini hal yang simple nan sepele tapi sebenarnya cukup penting juga untuk kita refleksikan.

Sebenarnya apa sih berpikir kompleks yang gw maksud? | Berpikir kompleks disini yaitu kita memikirkan suatu hal yang ribet/kompleks padahal kita sudah menemukan pemikiran sederhananya.

Kenapa sih gw tertarik untuk membahas hal ini? | Ya karena gw termasuk dalam orang-orang yang sering berpikir kompleks dalam kondisi tertentu. Saking seringnya, temen gw sering nyeplos kyk gini, “kok pemikiran lu ribet banget sih!”, “ahh ribet loo!”, dan yang paling parah, “cape guaaa”, “bingung guaaa”. Ok mungkin itu sedikit kutipan omongan dari temen-temen gw. Sebenarnya gak enak juga sih diomongin kyk begitu, tapi apa boleh buat ya emang gw dari sononya dah begini. Mau diapain lagi coba? haha

Terus gak cape apa berpikir ribet terus? | Cape sih iya klo dipikir-pikir, tapi ya nama’a udah bawaan ya mau diapain juga? Hahaha

Berpikir kompleks tuh sering gak make sense gak sih? | Nah itu dia yang mau gw bahas disini, berpikir kompleks itu terkadang dibutuhkan dan membuahkan hasil yang bagus tapi terkadang sama sekali tidak dibutuhkan bahkan dapat menimbulkan sebuah bencana. Agak lebay sih, ya gak pa2 lah. Lebih jelasnya tentang berpikir kompleks tapi menimbulkan bencana, dapat kita saksikan divideo dibawah ini. Continue reading

jQuery Talk : jQuery Time Tree, a plugin to create tree of time

Pernahkan anda membuat aplikasi Business Intelligent berbasis web? Jika pernah, adakah kesulitan ketika anda ingin membuat sebuah drilldown dan roolup untuk time tree? (Time tree biasanya digunakan untuk menyajikan dimensi waktu sebagai navigasi saat report ditampilkan.)

Time Tree Example

Time Tree Example

Permasalahan diatas dapat dipecahkan dengan menggunakan plugin ini, jqTimeTree. jqTimeTree menyediakan navigasi waktu yang dapat digunakan saat menampilkan report. Dalam pre-release ini, jQTimeTree hanya menyediakan dimensi waktu dalam tahun, bulan dan minggu dalam tahun. Setiap node dalam time tree secara default akan menampilkan alert box berupa waktu yang sedang diklik. Fungsi default ini tentunya dapat dikostumasi dengan fungsi lain. e.g. anda ingin mengirimkan informasi waktu ini ke server dan mengambil report yang bersangkutan untuk ditampilkan kembali ke antarmuka user secara asinkron. Maka anda dapat menggunakan fungsi ajax yang sudah disediakan diframework jQuery.

Tentunya sebuah plugin harus mendukung sebuah kostumasi dan jqTimeTree pun sudah dapat dikostumasi. Sebagai contoh, laporan/report yang akan anda tampilkan berada dalam kurun waktu 2005-1-20 sampai dengan 2011-6-6, maka anda dapat dengan mudah mengatur kurun waktu tersebut pada saat jqTimeTree dibangun/built. Konfigurasi tersebut secara default akan seperti ini.

$(document).ready( function() {
jQuery('#jQueryTimeTree').jqTimeTree({
script: 'php_classes/jq.controller.php', //the default of php controller file
expandSpeed: 200, //the time of expanding tree in milliseconds
collapseSpeed: 200, //the time of collapsing tree in milliseconds
startDate: '2005-1-20 00:00:00', //this is would be the start of the time tree
endDate: '2011-6-6 00:00:00', //this is would be the end of the time tree
multiTree: true //make sure for startDate and endDate statement should be formatted like YYYY-MM-DD HH:MM:SS
}, function(time) {
//take an action to the clicked time in this function
//by the default, the clicked time will be shown on the alert box
alert(time);
//for further use, you can send this time to take a report from database or data warehause
//you can use ajax function to make an asynchronous http request });
});

jQTimeTree saat ini masih dalam pengembangan, diharapkan project ini dapat membantu teman-teman yang sedang mengembangkan aplikasi business intelligent berbasis web. Untuk demo, teman-teman dapat melihatnya diwebsite berikut, http://esdhee-art.eu5.org/jQueryTimeTree/. Untuk mengunduh plugin ini silahkan kunjungi GitHub. Plugin yang anda unduh sudah termasuk demo beserta penjelasan singkat. Seperti potongan code diatas.

Anda bisa mendukung saya untuk tetap melakukan update tutorial dengan cara mem-follow blog saya, atau mem-follow twitter saya disini, bisa juga dengan meninggalkan komentar dan atau me-request tutorial yang anda inginkan. Best regards, eSDhee

Photoshop Talk : Photo Restoration and Manipulation

Mungkin teman-teman sering mendapatkan foto yang tidak enak dipandang, seperti foto dibawah ini. Dari foto dibawah ini, kita dapat melihat beberapa sisi cacatnya, e.g., fotonya terlalu bnyk noise, pewarnaan dan penerangan yang kurang, dan juga background yang tidak mendukung object. Dan mungkin object-nya juga yang kurang bagus.. Hahaha

Dari masalah yang kita dapatkan, mari kita coba memperbaiki foto diatas menjadi seperti foto dibawah ini(Lihat yang sebelah kanan). Jika teman-teman enggan menggunakan source foto diatas, teman-teman bisa mencoba tutorial ini dengan source foto lain.

Continue reading

XAMPP Talk : Web and Database Server Protection

Apakah Anda seorang web programmer?

Apakah Anda menggunakan XAMPP sebagai software PHP All in One Package?

Apakah Anda selama ini mengabaikan pentingnya proteksi pada server Anda?

Jika semua pertanyaan diatas Anda jawab dengan “ya”, maka benarlah komputer Anda membawa Anda kesini.

Pernahkah Anda membuka Apache Web Server Administration Page(XAMPP Pages) atau PhpMyAdmin dari komputer host(bukan komputer Server)? Jika proteksi belum diaktifkan, maka Web Administration atau PhpMyAdmin ini bisa diakses dari mana saja tanpa memerlukan sebuah otentifikasi username dan password. Dengan begitu, pihak diluar admin dapat mengubah konfigurasi dengan bebas pada Server anda kecuali proteksi. Tentunya Anda sebagai Administrator tidak menginginkan ini terjadi bukan?

Ada 3 hal yang perlu Anda perhatikan dalam masalah proteksi, yaitu:

  1. XAMPP pages (http://127.0.0.1/xampp/)
  2. MySQL admin Password (Database server Password)
  3. dan PhpMyAdmin (http://localhost/phpmyadmin/)

Untuk melihat status proteksi-proteksi diatas, Anda bisa mengaksesnya melalui situs ini. http://127.0.0.1/security/ atau memilih langsung menu Security dari Homepage XAMPP Pages Anda yang terletak di slidebar sebelah kiri. Jika Anda belum melakukan proteksi, maka status proteksi Anda akan seperti screen shot berikut ini.

Continue reading